Selasa, 12 Maret 2013

IBUNDAKU sayang



Tak ada terbesit di pikiranku
Marahmu membuat tebal telingaku
Sakit hatiku tak teredam
Ku melawan ku berdosa
Tapi tak mampu hindari semua
        Kemarahanmu bukti rasa sayang padaku
        Remajaku penuh dengan emosi yang membelenggu
        Kata-katamu tertancap dihatiku
        Bagai pedang yang melayang di anggota tubuhku
Ku tau itu cara mendidikmu
Tak bisa ku sangkal semua itu
        Dengan secerca kesuksesanku ini
        Ku berjanji ku takkan menyombongkan diri
        Do’amu selalu iringi langkahku
        Kadang ku terlupa akan pengorbananmu
        sembilan bulan dalam kandungan
lima belas tahun kau didik dan kau besarkan
        Terima kasih ibu
        Aku sangat menyayangimu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar